Seri cerita Avengers telah mencapai babak final. Sebelumnya Avengers kalah dari Thanos dan kehilangan separuh populasi dunia di film “Avengers: Infinity War” (2018), di film “Avengers: Endgame”, semua Superhero yang tersisa berusaha mengumpulkan kekuatan dan mencari cara untuk mengalahkan Thanos .
Bukan hanya jalan ceritanya yang matang tapi juga menghibur dan menghibur. Film berdurasi 181 menit ini juga akan membangkitkan emosi, termasuk tawa, air mata, dan haru. Apakah kamu sudah siap menyaksikan akhir perjuangan para pahlawan Avengers? Biar nggak penasaran, yuk simak review film Avengers: Endgame di bawah ini!
Pengantar film
Setelah Thanos (Josh Brolin) menjentikkan jarinya, bumi kehilangan setengah dari populasinya. Hawkeye (Jeremy Renner) yang tiba-tiba harus kehilangan keluarganya juga merasakan hal ini. Di sisi lain, Tony Stark (diperankan oleh Robert Downey Jr.) sedang bekerja keras untuk memperkuat dirinya dan memupuk harapan untuk kembali ke Bumi demi menyelamatkan planet ini. Avengers yang tersisa, Black Widow (Scarlett Johansson), Hulk (Mark Ruffalo), Thor (Chris Hemsworth), War Machine (Don Cheadle) ) memikirkan segala cara yang mungkin untuk menghadapi Thanos dan merebut permata tak terbatas.
Dibantu oleh Captain Marvel (Brie Larson), para superhero kembali beraksi dengan harapan bisa mengalahkan Thanos. Namun sayang, prediksi mereka tidak sesuai dengan rencana semula.
Setelah hidup dalam keputusasaan selama 5 tahun, beberapa orang memulai hidup baru, bahkan beberapa superhero memilih untuk hidup normal dan menerima kenyataan. Namun harapan baru muncul ketika Scott Lang atau Ant-Man (Paul Rudd) kembali ke Bumi setelah terjebak di Quantum Realm. Melalui ide “gila” Scott, Avengers sekali lagi bersemangat untuk mendapatkan Batu Keabadian, membawa kembali separuh populasi dunia yang hilang.
Pertempuran akhir cerita yang indah
Demi menjaga alur cerita Avengers tetap aman dan bebas spoiler, saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan. Namun secara keseluruhan, Avengers: Endgame layak untuk ditonton, terutama bagi penggemar superhero Marvel. Kehadiran banyak aktor papan atas tentu menjadi nilai plus membuat film ini enak ditonton. Tentu saja, cameo terakhir Stan Lee tampaknya menjadi akhir yang manis untuk film Marvel ini.
Cukup menarik, meski memiliki banyak karakter superhero, Avengers: Endgame berhasil menghadirkan bagian yang hampir sama sehingga tidak terasa tumpang tindih. Tak hanya superhero, dalam film ini sutradara Anthony dan Joe Russo juga menambahkan unsur feminis pada adegan pertarungan di paruh kedua film. Bukan hanya klimaksnya, adegan pertarungan di paruh kedua cerita juga sangat mengagumkan. Penggemar Marvel pasti akan merasa dimanjakan saat melihat Avengers bertarung melawan kekuatan besar musuh mereka.
Seperti film-film Marvel lainnya, unsur humor tetap muncul di bagian yang pas, mampu membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Tak hanya akan luluh dengan tawa setelah menonton film berdurasi 181 menit ini, mungkin sebagian dari Anda juga akan terharu atau menitikkan air mata. Belum lagi kamu juga akan melewatkan aksi dari film-film Avengers sebelumnya (menarik bukan?)
Mengingat film ini adalah seri terakhir dari Infinity Saga, Anda tidak perlu menunggu kredit selesai, karena Avengers: Endgame tidak memiliki adegan tambahan di akhir film.
Percayalah, Anda tidak akan bosan dengan 3 jam Avengers: Endgame. Durasi presentasi terasa pas, tanpa adegan yang membosankan atau tidak berguna. Jika kamu sudah tidak sabar untuk menonton Avengers: Endgame, filmnya dibuka di Indonesia pada 24 April 2018.